Sahabat sehobi yang ingin memilih telur ayam bangkok yang bagus dan berkualitas, baik untuk dikonsumsi maupun untuk tujuan penetasan sebaiknya menyimak tulisan dibawah ini...
1. Bentuk dan ukuran
- Bentuk : Idealnya, telur ayam bangkok berbentuk oval sempurna, tidak terlalu bulat atau terlalu lonjong. *hindari telur yang bentuknya tidak beraturan.
- Ukuran : Pilih telur dengan ukuran sedang yang proporsional dengan ukuran ayam bangkok pada umumnya. telur yang terlalu besar atau terlalu kecil bisa mengindikasikan masalah
2. Cangkang telur
- Warna : warna cangkang telur ayam bangkok bervariasi tergantung pada jenis dan genetik induknya. hindari telur dengan cangkang yang pucat atau kusam.
- Tekstur : Cangkang harus terasa halus dan tidak terlalu kasar. pastikan tidak ada retakan, bintik-bintik hitam atau kotoran yang menempel pada cangkang. Bintik-bintik bisa menandakan telur sudah lama atau adanya pertumbuhan jamur.
- Keutuhan : Periksa dengan teliti apakah ada retakan sekecil apapun pada cangkang. retakan dapat memungkinkan bakteri masuk kedalam telur.
3. Berat dan isi telur
- Berat : Telur yang berkualitas biasanya lebih berat untuk ukurannya karena kandungan air dan proteinnya masih tinggi.
- Tidak ada suara kocak : goyangkan telur perlahan didekat telinga anda. telur yang bagus tidak akan mengeluarkan suara kocakan, yang bisa menandakan isinya sudah encer atau rusak.
4. Aroma
- Cium aroma telur dari dekat.telur yang segar tiak berbau amis atau busuk. jika tercium bau yang tiak sedap, jangan dipilih karena kemungkinan besar telur sudah rusak.
5. Kesegaran
- Jika anda ingin memastikan kesegaran telur, anda bisa merendamnya kedalam air.
- telur yang sangat segar akan tenggelam dan berbaring mendatar didasar wadah
- telur yang agak lama akan tenggelam tapi posisinya sedikit miring
- telur yang sudah tidak segar akan terapung.
UNTUK TUJUAN PENETASAN
- Telur Fertil : Pastikan telur berasal dari ayam bangkok betina yang dikawinkan dengan pejantan yang sehat dan berkualitas. Telur fertil memiliki blastodisc (titik putih kecil) pada kuning telurnya. Anda bisa melihatnya dengan menggunakan alat peneropong telur (candling) atau lampu senter.
- Usia Telur : Telur yang paling baik untuk ditetaskan adalah telur yang relatif segar. Idealnya tidak lebih dari 7 hari sejak dikeluarkan.
Komentar
Posting Komentar